Wanita Berdandan Untuk Siapa

“Subhanallah, cantik sekali,” demikian pujian bu Retno kepada Putri yang pagi itu diulas make up tipis, pada acara akad nikah kak Rina, kakaknya Putri yang nomer duaLalu beberapa gadis ayu nampak keluar dari ruang rias pengantin satu persatu dan terakhir keluarlah sang pengantin yang menjadi wanita tercantik pada acara pagi hari ituNampaknya sudah menjadi tradisi bahwa sehebat apapun perias wajah dan secantik apapun saudara-saudara wanita sang pengantin, namun tetap sang pengantin haruslah menjadi yang paling cantik pada hari “ H “tersebut.

“Pangling..” atau “manglingi..” kalimat-kalimat yang sering terucap ketika para undangan melihat sang pengantinSang pengantin beserta saudara-saudara yang menjadi pengiring pengantin nampak menjadi amat sangat cantik dan luar biasa mempesona, membuat siapapun yang memandang menjadi memandang berkali-kali, “kok, diluar wajahnya biasa saja, disini cantiknya bukan main..” Selain itu ada juga desahan rasa iri dari ibu-ibu yang hadir, “iya anaknya jeung Asih itu kan sebetulnya aslinya gak cantik, kok sekarang kelihatan cantik sekali, hebat yaa periasnya, catat akh namanya siapa tahu nanti ponakanku nikah bisa jadi referensi..”.

“Dalemmm..” putri sedikit cemberut mendengar kakaknya dikomentari yang kurang tepat pada saat hari yang berbahagia ituPutri mendengar, tapi tidak sempat mencari tahu siapa sih ibu-ibu yang tega-teganya komentar kayak gitu, dihari sakral seperti ini lagiYaa, semua pengantin wanita berserta saudara-saudara dan ibunya sontak menjadi mengenal arti lipstick, blush on pemerah pipi, alis mata, mascara, apalagi yaa, eyes shadow dan lain lainBingungnya, sudah jam 2 siang dimana acara resepsi sudah selesai, seringkali yang terlihat melaksanakan ibadah sholat zuhur ketika acara resepsi pernikahan seperti ini hanya yang bapak-bapaknya sajaSepertinya ada execuse khusus bagi para wanita untuk tidak sholat karena ini acara yang sifatnya jarang-jarang, tidak juga setahun sekali, karena tidak mungkin juga menikah setiap tahun bukan..? maka tidak apa-apa kalau tidak sholat sehari sajaSekali saja hanya waktu dzhuhur saja, bahkan terkadang ada yang memilih untuk dijama dengan alasan “nanti saja ketika make up nya selesai dan dihapus, air wudhu tidak menyerap dalam kulit dan susah membersihkan make up diwajah, dan sayang juga kalau make up nya dihapus, lhaa wong jarang sekali pakai make up kok, boleh kan cantik banget hanya beberapa jam saja, sayang kalau make up nya dihapus, nanti saja pas masuk waktu asharAllah maha tahu kok, Allah kan juga menyukai keindahan…” demikan kilahnya, membenarkan kesalahan dan menenangkan rasa bersalah dalam hatinya.

Sejenak saya membandingkan dengan kejadian pernikahan kawan adik saya yang asli VietnamPernikahannya bahkan dilangsungkannya di AustraliaDia memakai jilbab dan saya melihat prosesi pernikahan dan kesibukan yang dilakukan pada hari “H“ pernikahannya itu biasa saja, semua hanya mandi satu persatu bahkan anak-anak pun memakai baju yang terbaik dan tidak mesti seragam, yang terpenting bersihLalu sang  pengantin masih sibuk dengan laptopnya dipagi hari (kebetulan sang pengantin adalah penulis ), kemudian sang pengantin ini juga mandi paling belakang karena kamar mandi hanya ada satu dan semua keponakan serta saudara-suadara mandi disitu.

Saya kagum, kakak dan bahkan ibunya sang pengantin itu melakukan pekerjaan rumah seperti biasa, menyapu, menyiapkan sarapan dan kemudian mandi satu-persatu serta memakai baju yang saya ingat beberapa hari dipakai untuk acara pengajian keluarga, yaa biasa-biasa saja.

Mereka hanya tilawah sebentar lalu makan pagi dan tak lama kemudian pengantin pria datangKetika prosesi akad nikah dilakukan kemudian sang pengantin keluar dari kamar menjumpai suami dan ayahnyaWajah sang pengantin wanita pun tidak ada riasan sama sekali, hanya nampak bersih, segar dengan pipi yang merona dan wangi bunga sedikitSubhanallah nampak anggun dan bersahaja dan saya juga ingat baju yang dikenakannya pun tidak lebih mewah dari baju saya, sang tamuAlhasil, dengan tanpa make up, maka sangat mudah bagi para tamu dan keluarga untuk melakukan ibadah sholat pada waktu yang tepat sehingga ketika adzan dzhuhur berkumandang lirih di rumah itu, maka semua wanita melakukan sholat berjamaah dan yang lelaki pergi ke masjidLalu setelah itu kami mengadakan jamuan makan bersama, simpel, meriah juga, bahagia namun tetap sholat dan tanpa tabaruj.

Setelah 13 tahun pernikahan,  saya kemudian bertemu kembali dengan sang pengantinSaya melihat rumah tangganya baik-baik saja kokKondisi perekonomiannya juga sangat baik, mereka memiliki rumah tingkat yang layak di Australia, pekerjaan yang mapan bagi suami dan istrinyaSuaminya dan anak-anaknya baik serta sehat-sehat saja, sopan dan santun, harmonis dan oke saja kokKarena mereka memulai tatacara pernikahan diawali dengan mengikuti syariah Islam, tidak berpacaran yang kemudiannya tidak berlebihan dan tidak tabaruj.

Janganlah pernikahan kita, dapat membuat orang lain tidak sholat, tabaruj dimana-mana dan berlebihan dalam hal apapunKita inginkan keberkahan dalam setiap langkah kita dan menjadikan acara walimahtul ursy kita juga berkah dan tetap membuat orang ingat  pada Allah.

“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-NyaSesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.” (Al-Ahzab: 33)

Hadist

Ada dua golongan penduduk neraka yang belum aku lihat sekarang iniSatu kaum yang bersama mereka cambuk-cambuk seperti ekor sapi yang dipakai untuk memukul orangWanita-wanita mereka berpakaian namun telanjang, bergaya pundak mereka dan berpaling dari kebenaranKepala mereka seperti punuk unta kurus, mereka tidak masuk surga dan tidak mencium baunyaPadahal baunya tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian.” (H.RMuslim

http://www.mamfifi.com  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kumpulan Kata Bijak, Kata Mutiara, Kata Motivasi, Tausiyah dan Nasehat Islami, Kalimat Indah, Dr. Aidh Al Qarni, dalam bukunya "La Tahzan" (Jangan Bersedih)

Motivasi Diri :: Kumpulan 100 Pepatah Cina Terbaik

Kata Bijak dan renungan untuk Remaja islam tentang jodoh / pacaran

HIKAYAT SRI RAMA

Mesum Di area Sunan Giri, Sepasang ABG jadi PAtung