Salah Kaprah Tentang Jilbab
Begitu marak tren sinetron religi yang mengangkat cerita sosok remaja muslimah ideal tapi justru menyesatkan. Mereka digambarkan sebagai sosok wanita berjilbab tapi dalam kehidupannya tetap melakukan aktivitas pacaran. Jalan ceritanya mengesankan bahwa sah saja bagi wanita yang berjilbab untuk pacaran seperti remaja zaman masa kini. Belum lagi model jilbab yang di contohkan oleh para pemain sinetron nya,terkesan asal menutup aurat saja tidak memperhatikan definisi jilbab yang sebenarnya yang terdapat dalam Al Qur’an. Hal ini tambah di perkeruh dengan pernyataan beberapa kalangan ulama yang mengatakan bahwa jika jilbab dimaknai seperti yang ada dalam Al Qur’an ( jilbab syar’ie) maka akan terjadi keretakan diantara sesama muslim. Pada faktanya saat ini beberapa muslimah berjilbab dengan versinya masing – masing tidak peduli kain nya menerawang, transparan dan menunjukan lekuk tubuh pada intinya mereka menganggap sudah menutup aurat sudah lebih dari cukup. Bahk...